Kumpulan tulisan Muhammad Yasin, Wartawan, Blogger dan pebisnis online

Rabu, 04 Juli 2012

Jacktour, Bisnis Perjalanan Wisata Online yang Disegani

Promo Jacktour
Mencari nama Jacktour di bisnis wisata dan travel nasional seperti Bandung dan Jakarta, bisa diperkirakan tak banyak orang yang kenal. Namanya sendiri tak pernah muncul di berbagai media penyedia iklan.

Perusahaan milik Jack Febrian, lelaki berusia 40 tahun ini baru bisa didengar di berbagai hotel, restoran, factory outlet serta tempat wisata di Jakarta dan Bandung. Tidak heran, karena memang 97 persen konsumennya adalah warga asing yang berwisata ke Indonesia.

Meraup pangsa pasar pengguna jasa travel dari luar negeri memang sulit. Mereka tergolong hati-hati dan sangat sensitif. Namun, bagi penulis Google And Yahoo Secret ini sangat gampang.

Ia gunakan keahliannya dalam mengoptimalkan internet sebagai tempat reservasinya dengan mengambil alamat di laman www.jacktour.com. Baik SEO nya maupun data base reservasi yang disuguhkan di situsnya sangat apik dan mencerminkan keahliannya sebagai master IT.

Lelaki yang 7 tahun malang melintang di dunia travel ini mengakui, melalui online, Jaktour mampu memesan kamar hotel rata-rata 1000 kamar setiap bulannya. Bahkan 2,5 bulan kemarin saja mampu memesan 3000 kamar hotel. Para konsumen tersebut kebanyakan datang dari Malaysia dan Singapura. Sisanya datang dari Australia, Eropa, Jepang dan negara lainnya.

“Kata orang Jacktour itu termasuk yang disegani di Bandung. Namanya tidak terdengar di Bandung karena tidak ada iklannya. Tapi kita bisa bekerjasama dengan banyak pihak mulai dari hotel, FO, restoran, tempat wisata dan lain-lain. Bayangkan sudah 78 hotel bekerjasama dengan kita. Rahasianya adalah komitmen kita dengan pelayanan” kata Jack Febrian saat ditemui di kantornya Jalan Bukit Dago Selatan No. 53B, Bandung.

Paket Yang Ditawarkan
Ada empat paket perjalanan wisata yang ditawarkan Jacktour dalam situsnya. Diantaranya sewa mobil (Car Rental), sewa bus (Bus Charter), pesan hotel (Hotel Booking) serta paket wisata (Tour Pakages). Paket-paket ini biasanya tersusun dalam satu pesanan tur wisata (ground arrangement) ditambah dengan makan serta tiket wisata.

Ketika mengklik menu Car Rental pengunjung akan disuguhkan data reservasi. Diawali dengan tipe transportasi dengan 4 tipe diantaranya Economy, Deluxe, Superior dan KIA Pregio. Selanjutnya ada data waktu penjemputan, mulai dari tanggal, bulan, tahun serta pukul berapa. Kemudian di bawahnya ada lokasi penjemputan, lama waktu wisata serta lokasi pengantaran.

Setelah itu ada tombol cek harga (Chek Rate). Jika diklik maka akan muncul transportasi reservasi. Di bawahnya masih ada dua pilihan paket lagi yaitu transportasi semua paket serta mobil plus sopir. Setelah itu baru pengisian data diri. Selanjutnya pemesan akan dikirim kode reservasi. Dan membayar tagihan melalui transfer.

“Semua pelanggan tercatat dalam sistim yang terintegrasi. Dengan sistim ini kita bisa menghemat biaya telepon serta biaya kertas. Kita juga tidak menyarankan tamu untuk berkomunikasi dengan kita melalui telepon ketika memesanan, kecuali klien baru. Inti dari komunikasi ini kita gunakan online dengan kode reservasi” kata penulis buku-buku IT dan internet ini.

Pelayanan merupakan bagian yang sangat terpenting di dalam bisnis travel and tour. Karena dengan pelayanan inilah bisnis travel and tour mampu mengalahkan bisnis transportasi umum lainnya. Salah satu bentuk pelayanan yang ditawarkan Jacktour adalah melayani dengan rasa kekeluargaan.

Di Jacktour jangan heran kalau melihat sang sopir banyak menyapa. Bahkan di beberapa kesempatan sang sopir bisa memberikan kembang gula kepada anak klien yang merengek. Atau tiba-tiba klien merasa terharu dengan surprise dadakan yang diberikan sang sopir karena klien sedang merayakan sesuatu. Padahal klien tersebut sama sekali tidak menginformasikan hal itu.

Beberapa klien Jacktour bahkan merasa kagum ketika mereka sakit, pihak Jacktour langsung mengurusinya secara gratis.

“Saya menganggap customer adalah saudara kami yang ada disini. Bagi kami bisnis hanya sampai pukul 9 malam. Setelah itu kalau ada klien sakit kita antar ke rumah sakit. Kita layani secara gratis. Kasihan mereka disini tidak punya sanak sudara. Karena faktor inilah majalah-majalah luar negeri seperti Cleo, Cosmopolitan, Majalah Departemen Pariwisata Malaysia meliput kami” kata Jack yang pernah mencicipi jabatan penting di lembaga dunia seperti WorldBank, USAID dan JICA-Jepang yang akhirnya berhenti karena merasa tak betah.

Selain itu klien pun tak perlu khawatir dengan barang-barang mewah yang dibawanya ke dalam mobil. Seandainya ada barang yang tertinggal, pihak Jacktour akan mengembalikannya utuh.

Pernah suatu saat ada klien yang tertinggal kamera digital. Dari data kontak yang diberikan oleh klien hanya nomor kontak lokal (negara Indonesia), sehingga tidak bisa dihubungi. Setahun kemudian klien tersebut datang kembali ke Indonesia menggunakan jasa Jacktour. Dia pun kaget ketika disodorkan kamera digital yang sudah terbungkus rapi.

Ternyata rasa aman tidak hanya dirasaan oleh para klien, beberapa mitra Jacktour turut merasakannya. Tiga tahun yang lalu seorang pelanggan setia Jacktour memesan dua buah bus yang harus menjemput ke Cengkareng. Klien itu juga memesan beberapa kamar hotel high season di kota Bandung. Semuanya dibayar dengan pembayaran awal 5 juta rupiah.

Suatu malam sebelum pemberangkatan tiba-tiba klien yang sudah berlangganan tersebut membatalkan semua pesanan karena alasan penerbangan ditunda. Dua buah bus yang sudah nongkrong di Cengkareng akhirnya ditarik lagi ke Bandung.

Sedangkan beberapa kamar hotel high season yang sudah dipesan langsung digunakan oleh karyawan dan keluarganya serta sisanya oleh beberapa rekan Jacktour. Jack Febrian menuturkan bahwa rahasia sukses Jacktour sesungguhnya terletak pada amanah. Amanah inilah yang banyak ia temukan ketika ia menjalani ibadah Haji di Makkah setahun sebelum berdirinya Jacktour.

Dari amanah inilah, tutur Jack, tercipta rasa aman yang dirasakan oleh semua pihak baik itu klien, mitra serta para karyawan. Amanah ini yang selalu ia sampaikan kepada para karyawannya. Sehingga dari mulut ke mulut klien-klien berdatangan menggunakan jasanya.

Penulis : Muhammad Yasin
Diterbitkan oleh Majalah Pengusaha Muslim
Edisi ke 14 Februari 2011 Topik Utama Kompetisi Layanan di Bisnis Transportasi Hal 22-23 

1 komentar:

Posting Komentar