Kumpulan tulisan Muhammad Yasin, Wartawan, Blogger dan pebisnis online

Selasa, 08 April 2014

Al mukmin, Masjid Kecil yang Tak “Bernyawa” di Ujung Situ Panunjang

Cipanunjang
Situ Panunjang adalah danau yang terletak di ketinggian 1100 meter dpl di Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Danau ini tak banyak diketahui orang, karena keberadaanya terletak diatas situ Cileunca.

Pesona danau ini sangat eksotik. Dari ujung danau ini, tepatnya diatas jalan yang membentangi bendungan Cipanunjang, kita bisa melihat hamparan Situ Cileunca dan Gunung Tilu di sebelah barat.

Bandungan Cipanunjang
Posisinya yang tinggi disertai hamparan rumput hijau dan hembusan angin danau akan menambah suasana sejuk jika kita berada disini.

Namun ada cerita pilu yang datang dari ujung bendungan Cipanunjang ini. Sebuah masjid kecil yang terletak di Kampung Datar Desa Margaluyu rusak tidak terawat dan sudah lama tidak dipakai.

Masjid Al Mukmin
Bangunan masjid berukuran 48 meter persegi ini atapnya sudah bocor sehingga merusak sebagian besar langit langit masjid yang terbuat dari bilik. Sedangkan dinding masjid yang terbuat dari bilik sudah lapuk dimakan zaman.

Semula masjid yang diberi nama Almukmin ini ramai dipakai mengaji anak anak kampung dan shalat sehari-hari warga. Namun karena usia masjid ini sudah tua dan kondisinya sudah lapuk, akhirnya masjid ini tidak lagi ramai.

Anak anak kampung akhirnya harus berjalan kaki untuk mengaji ke kampung tetangga. Sedangkan untuk shalat jumat bapak bapaknya pergi ke Masjid di kampung tetangga.

Mata pencaharian warga di perkampungan ini adalah buruh tani. Karena upah yang kecil mereka pun tidak bisa menghimpun dana untuk memperbaiki masjid. Bahkan akhirnya satu persatu kepala keluarganya mulai meninggalkan anak dan istri untuk merantau ke perkotaan, yaitu di Cikarang Bekasi.

Mereka mengais nafkah dengan berjalan kaki di perkotaan menjajakan makanan rujak. Setiap liburan panjang atau menjelang lebaran mereka pulang ke kampung halamannya di Kampung Datar Pangalengan.

Kondisi ini nyaris sama dengan kebanyakan kampung-kampung lainnya. Mereka lebih memilih merantau ke kota untuk mencari rizki yang lebih besar dibanding mengelola potensi alam di kampung halamannya.

Rekan rekan inilah gambaran kondisi di Kampung Datar Desa Margaluyu Pangalengan Kabupaten Bandung.

Tim TDA Bandung dan Warga Kampung Datar
Beberapa waktu lalu kami kembali melakukan silaturahim untuk mempertegas keinginan kami memperbaiki Masjid Almukmin supaya bisa dipakai kembali.

Bahkan bila perlu kita bantu warga agar bisa mengelola ekonomi di kampung, sehingga mereka tidak perlu lagi merantau ke kota meninggalkan anak dan istri.

Sesuai dengan semangat komunitas kita, Bersama Menebar Rahmat, mari kita bantu mereka membangun masjid dan membangun ekonomi desa yang bermanfaat.

Kita akan memulainya dengan membangun masjid Almukmin. Kita akan bangkitkan semangat kebersamaan warga untuk bergotong royong. Semoga ini menjadi jalan keluar untuk memperbaiki taraf ekonomi warga.

Masjid Almukimin di Kampung Datar Pangalengan ini insyallah akan menjadi masjid ketiga yang kita renovasi, sebelumnya ada Masjid Yadul Ulya di Gunung Kasur dan Masjid Baiturrahman di Rancamanyar Kab Bandung.

Semoga tempat tempat ibadah yang telah bangun menjadi bekal kita nanti di akhirat. Aamiin.

Donasi bisa disalurkan melalui rekening bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bandung
BCA 0860508567 a/n Ade Wahyudi/ Hernawan A W
Konfirmasi Transfer bisa melalui email ke


 
Bendungan Cipanunjang



 


Senin, 04 November 2013

Ingin Sukses Bisnis Fashion Coba Datang ke Pesta Wirausaha Bandung

Pesta Wirausaha Bandung 
Komunitas Bisnis Tangan Di Atas (TDA) jelang akhir tahun 2013 ini mengadakan Pesta Wirausaha di 10 Kota Besar di Indonesia.

Sepuluh kota yang mengadakan Pesta Wirausaha  ini diantaranya Palembang 19 Oktober, Samarinda 10 November, Jateng dan Jogja 9 -10 November, Mataram 16-17 November, Makasar 20 November, Padang, 30 November - 1 Desember, Tangerang, 30 November - 1 Desember, Bandung 1 Desember, Bekasi 1 Desember, serta Batam 14 Desember.

Adapun Pesta Wirausaha Bandung (PW Bandung) mengusung tema "Passion for Fashion". Tema yang sangat cocok dengan Bandung yang terkenal sebagai kiblat Fashion Indonesia.

Gelaran Pesta Wirausaha Bandung yang menargetkan 2500 peserta ini akan diadakan di Telkom University Convention Hall Kawasan Bandung Technoplex Jl Telekomunikasi Terusan Buah Batu Bandung.

Beberapa tokoh penting akan hadir menjadi pembicara Pesta Wirausaha Bandung, mereka diantaranya para ahli bisnis fashion dan Publik Figur, diantaranya ada Ridwan Kamil (Walikota Bandung) Budi Isman (Former CEO PT Sari Husada, Former Komisaris Danone, Former VP Coca Cola) Peter Firmansyah (Peter Say Denim) Fenny Mustafa (Shafira) Perbadanan Nasional Berhad (Malaysia) Silih Agung (Brand Management) Arum Ekantono (Production Management) Asep K Gani (Human Resource) Teguh Wibawanto (Sales Management) dan yang lainnya.

Panitia Pesta Wirausaha Bandung telah meyiapkan 50 booth pameran yang diisi oleh member TDA dan non member, ada 2 jenis usaha yang akan mengisi both ini diantaranya usaha Fashion dan Kuliner. Karena tema ini mengusung Fashion maka tentu saja isi pameran ini akan didominasi oleh pebisnis-pebisnis fashion.

Untuk mengikuti acara Pesta Wirausaha ini Anda harus memesan tiket terlebih dahulu. Tiket ini nantinya akan ditagih ketika Anda memasuki ruang pembicara yang telah disediakan oleh Panitia Pesta Wirausaha Bandung.

Sedangkan ruang untuk pamerannya sendiri terbuka tidak dipungut biaya. Bahkan ada beberapa acara hiburan anak-anak yang bertemakan bisnis diadakan diruangan terbuka pameran ini.

Jika Anda berminat untuk memesan tiket Pesta Wirausaha Bandung, maka segeralah pesan dari sekarang sebelum tanggal 10 November. Karena harga yang ditawarkan lumayan murah Umum: Rp 175.000,- Mahasiswa Rp 75.000,.

Diatas tanggal 10 November Anda akan dikenakan biaya reguler untuk umum Rp 250.000,- sedangkan mahasiswa Rp 100.000,-.

Anda tertarik memesan tiketnya segera hubungi 085222225111.